Selasa, 29 Juni 2010

Hidup yang kekal bukan berarti bahwa seseorang tidak akan mati. Tidak pernah mati juga bukan berarti bahwa memiliki hidup yang kekal. Ini adalah poin pertama yang perlu kita tegaskan. Hidup yang kekal jelas bukan berarti bahwa kita tidak akan pernah mati. Memiliki keberadaan yang bersifat selamanya tidak dapat disamakan dengan hidup yang kekal. Kita harus jelas dalam berpikir. Kehidupan dan keberadaan jelas tidak dapat disamakan. Dengan demikian, hidup selamanya tidak sama dengan eksis selamanya. Keberadaan tidak harus menunjukkan adanya kehidupan. Hidup sebagaimana yang dibicarakan oleh Alkitab jelas tidak memiliki makna keberadaan atau tidak mati.

4 komentar: